Membaca Scanning adalah teknik membaca cepat dengan tujuan untuk menemukan informasi tertentu dalam teks. Jadi, kamu tidak membaca setiap kata satu per satu, melainkan melompat-lompat ke bagian yang sekiranya memuat informasi yang kamu cari.
Ciri-Ciri Membaca Scanning:
- Fokus pada kata kunci.
- Melewati bagian teks yang tidak diperlukan.
- Tidak membaca secara berurutan dari awal sampai akhir.
- Menggerakkan mata cepat ke seluruh halaman untuk menemukan yang dicari.
Tujuan Membaca Scanning:
- Menemukan fakta spesifik (misal: tanggal, angka, nama orang, tempat).
- Menemukan jawaban dari soal.
- Mencari informasi di kamus, indeks buku, atau daftar isi.
- Menemukan jadwal (seperti jadwal kereta atau acara TV).
- Mencari nomor telepon atau alamat di buku kontak.
Langkah-langkah Teknik Scanning:
1. Tentukan dulu informasi yang ingin kamu cari.
2. Pikirkan kata kunci yang berhubungan dengan informasi itu.
3. Gerakkan mata cepat dari atas ke bawah atau kiri ke kanan.
4. Berhenti hanya jika kamu menemukan kata kunci atau informasi yang sesuai.
5. Baca bagian sekitar kata kunci itu untuk memastikan benar.
Contoh Scanning:
- Kamu sedang membaca majalah kesehatan, dan ingin mencari tips diet. Kamu tidak baca semua artikel. Kamu cari kata seperti "diet sehat" atau "tips makan" sambil melompat-lompat.
- Kamu punya soal yang bertanya: "Pada tahun berapa Indonesia merdeka?" — saat membaca buku sejarah, kamu langsung cari angka tahun dan kata kemerdekaan.
Tips Agar Scanning Lebih Efektif:
- Latih pergerakan mata agar cepat tanpa tersangkut di kata-kata yang tidak perlu.
- Jangan mengucapkan kata-kata dalam hati (subvocalization), karena ini memperlambat.
- Gunakan jari atau pena untuk membantu memandu mata.
- Perbanyak latihan dengan membaca tabel, grafik, atau daftar.