Seni lukis ekspresionisme adalah aliran seni yang lebih menonjolkan ekspresi emosi, perasaan, dan suasana batin pelukis daripada menggambarkan objek secara nyata. Dalam ekspresionisme, bentuk, warna, dan garis bisa dibuat berlebihan, menyimpang, atau tidak sesuai kenyataan, asalkan mampu menyampaikan emosi yang kuat.
Ciri-ciri seni lukis ekspresionisme:
- Warna-warna mencolok, kontras, dan tidak realistis.
- Bentuk-bentuk yang dilebih-lebihkan atau bahkan terdistorsi.
- Lebih fokus pada suasana hati, kecemasan, kemarahan, kegembiraan, atau penderitaan.
- Sering digunakan untuk kritik sosial atau menyuarakan keresahan jiwa.
